♥✿Facebook...oh...Facebook✿♥
♥♥♥♥
•**•.ﷲ.•*Bismillah*•.ﷲ.•**•
Yaa,,, lagi-lagi face book yang kita jadikan sorotan kali ini,
Tak perlu heran jika kini ,tua-muda,laki-laki perempuan,mulai dari pedagang asongan,kuli bangunan, hingga jutawan banyak yang terbius ketenaran si facebook (EfBi),
Seperti yang kita ketahui,booming nya facebook dua tahunan terakhir ini benar-benar merajai dunia cyber,ibarat new actrees di dunia entertainment yang banyak di gandungi para idolanya,
Keberadaannya pun menyulut munculnya, new writers di dunia pena maya, yang dulunya ketika di bangku sekolah, di beri tugas mengarang saja tak terselesaikan dengan baik,kini ia pandai meng-ekspresikan semua isi hatinya melalui status akun EfBi nya
Mereka yang dulunya pemalu, kini berani tampil dengan penuh percaya diri, lantaran facebook,yang notabene memang bebas untuk ber-ekspresi (bagi sebagian orang)
tak ayal jika kini, muncul artis dadakan, bak selebritis kesiangan, semua aktifitasnya mulai mata terbuka hingga terlelap lagi, ter-update di facebook mereka,
Tak ada lagi tabir,Disana...
Tempat telah dilapangkan
Pandangan telah diluaskan
Dan tabir itu....
Tipis tak berlapis
Terang tanpa harus menerawang
Luas tanpa harus ada pembatas
Tiada bilik diri untuk bersembunyi
Mengadu hati kepadaMu Rabbi,,,
Fenomena EfBi yang paling horrible alias mengerikan adalah di pajangnya foto-foto dengan bebas tanpa batas,mungkin sebagian dari mereka belum mengetahui, tentang bagaimana hukum gambar dalam syariat islam yang mulia ini.
Dalam keadaan atau situasi - situasi tertentu foto memang diperlukan. Hal itu karena bersifat penting dan darurat untuk menghindari kejahatan atau mungkin pemalsuan identitas, dokumen, seperti ktp atau paspor. Atau mungkin untuk hal- hal lain yang memang diperlukan adanya foto.
Sebuah pilihan
Disaat engkau menentukan pilihan foto- foto pribadimu , mungkin akan berkata pada diri sendiri ataupun orang lain;
" Mana yang paling bagus ya?'
"Mana yang paling pas ya?'
"Mana yang cantik ya?'
"Mana yang siip ya?'
"Mana yang cocok ya?
"Mana yang kira-kira lebih.........?'
" Mana yang actionnya pas ya?'
"Mana yang............?
"Tolong menurutmu mana yang lebih..?
"Tolong pilihkan yang paling bagus ya?'
" Saya kira ini pas kelihatan lebih cantik"
"Saya kira ini tidak kelihatan......
"Saya kira ini tidak terlalu..........
Setiap orang akan memilih yang terbaik dari foto -foto tersebut, karena yang menurut kita tidak cocok insyaAllah sudah pasti kita delete atau mungkin tempat sampah stasiun akhirnya. Atau mungkin seseorang sengaja memfotokan diri dengan sesuatu yang tidak ada pada dirinya. Menghias diri yang diluar batas, mengada -ada sesuatu yang tidak ada pada diri kita. Menghias diri agar kelihatan cuantix melebihi dari aslinya , sampai orang lain tak bisa mengenali siapa kita. Menghias diri menjadi orang berpangkat, bertitel, ber........
dengan tujuan untuk penipuan.
Kita malu melihat diri kita tidak dalam penampilan yang tidak di suka secara fisik, badan, dan kejasmanian. Ya, malu adalah baik dan kita tidak ingin jika diri kita adalah memalukan. Dan malu pada tempatnya itulah malu yang sebenarnya.
Untuk siapakah koleksi foto pribadimu yang cantik- cantik itu engkau perlihatkan?
Untuk siapakah foto- foto mesramu pun tak ketinggalan terpampang ? Kasihanilah yang melihatmu, karena orang lain pun bisa jadi akan mengikuti langkahmu. Karena ketidaktahuannya mengikut kebanyakan orang, baik itu baik ataupun tidak. Inilah sebuah kenyataan yang menyedihkan.
Hal- hal yang bersifat pribadi kadang bisa berubah menjadi umum atau mungkin mendunia. Mungkin dulu kita akan menyimpan foto- foto koleksi pribadi hanya untuk kepentingan pribadi, namun sekarang bisa jadi tidak. Jika dulu malu memperlihatkan , sekarang malah sengaja memperlihatkan. " PRIBADI untuk PRIBADI ,PRIBADI untuk PAMER".
Karena kadang tujuan diri kita memposting foto- foto di FB, bukanlah sekedar keperluan. Sebuah kebanggaan , " Inilah koleksi foto pribadiku".Lebih kepada kata tunjuk" Inilah Aku". " Inilah..............".
Disaat foto- foto cantik koleksi pribadimu di FB..........
Tidakkah ada kekhawatiran di hatimu, memasang foto pribadi di tempat umum ?
Tidakkah engkau cemburu jika wajah ayu saudarimu dijadikan santapan mata- mata jalang. Tentu engkau tidak akan rela, namun bagaimana denganmu ? Apakah ini yang engkau harapkan? Semoga saja tidak. Memandang wajahmu tanpa penghalang, karena engkau telah memberikan peluang. Engkau tidak tahu jika kemalingan , karena engkau telah menaruhnnya di wajah buku yang tak terkunci. Orang lain tetap akan bisa membukanya meskipun komputer anda tidak menyala. Setiap saat, setiap waktu, diwaktu malam, di waktu siang, dibelahan kota, pulau dan dunia, mereka sedang memandangi wajahmu. Atau mungkin akan menjadikan foto- foto itu sebagai koleksi tersendiri. " KOLEKSI FOTO WANITA".Semoga engkau tidak bangga karena dia adalah orang yang tidak bertanggung jawab. Atau lebih tepat lagi dia adalah termasuk daftar orang yang perlu dicurigai.
Tiada terasa....., karena kejadian itu tak berbekas. Tidak tahu........, karena mereka copas foto tanpa memberitahumu.
Cukup sampai disitu? Tidak ada yang tahu. Tidak ada yang menjamin keselamatan terhadap foto- fotomu yang ada di FB. Jika memang sudah sengaja engkau memasangnya , maka siaplah pula dengan berbagai resiko yang ada.
Memasang foto- foto pribadi di FB bukanlah keharusan, lebih baik ditinggalkan jika memang tidak ada keperluan.Sarana telah memberi pilihan, dan tinggal menurut kita mana yang akan dijadikan pilihan.
Semoga kita lebih tenang dan nyaman tanpa foto pribadi di FB...
ADMINT....
✿••**• •*Iwan Dhani Ardika*• •**••✿
(¯`v´¯)♥.:l:.♥.:l:.♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`)¸.•*`·.¸.·`♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)
... ... ..♥♥..♥`•.¸.•´.(¯`v´¯)(¯`v´¯)♥♥♥♥ `•.¸.•´♥..♥♥.
♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥♥♥♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥
Semoga Bermanfaat,,,
Silahkan Di Tag/Share,,,^_^
♥♥♥♥
•**•.ﷲ.•*Bismillah*•.ﷲ.•**•
Yaa,,, lagi-lagi face book yang kita jadikan sorotan kali ini,
Tak perlu heran jika kini ,tua-muda,laki-laki perempuan,mulai dari pedagang asongan,kuli bangunan, hingga jutawan banyak yang terbius ketenaran si facebook (EfBi),
Seperti yang kita ketahui,booming nya facebook dua tahunan terakhir ini benar-benar merajai dunia cyber,ibarat new actrees di dunia entertainment yang banyak di gandungi para idolanya,
Keberadaannya pun menyulut munculnya, new writers di dunia pena maya, yang dulunya ketika di bangku sekolah, di beri tugas mengarang saja tak terselesaikan dengan baik,kini ia pandai meng-ekspresikan semua isi hatinya melalui status akun EfBi nya
Mereka yang dulunya pemalu, kini berani tampil dengan penuh percaya diri, lantaran facebook,yang notabene memang bebas untuk ber-ekspresi (bagi sebagian orang)
tak ayal jika kini, muncul artis dadakan, bak selebritis kesiangan, semua aktifitasnya mulai mata terbuka hingga terlelap lagi, ter-update di facebook mereka,
Tak ada lagi tabir,Disana...
Tempat telah dilapangkan
Pandangan telah diluaskan
Dan tabir itu....
Tipis tak berlapis
Terang tanpa harus menerawang
Luas tanpa harus ada pembatas
Tiada bilik diri untuk bersembunyi
Mengadu hati kepadaMu Rabbi,,,
Fenomena EfBi yang paling horrible alias mengerikan adalah di pajangnya foto-foto dengan bebas tanpa batas,mungkin sebagian dari mereka belum mengetahui, tentang bagaimana hukum gambar dalam syariat islam yang mulia ini.
Dalam keadaan atau situasi - situasi tertentu foto memang diperlukan. Hal itu karena bersifat penting dan darurat untuk menghindari kejahatan atau mungkin pemalsuan identitas, dokumen, seperti ktp atau paspor. Atau mungkin untuk hal- hal lain yang memang diperlukan adanya foto.
Sebuah pilihan
Disaat engkau menentukan pilihan foto- foto pribadimu , mungkin akan berkata pada diri sendiri ataupun orang lain;
" Mana yang paling bagus ya?'
"Mana yang paling pas ya?'
"Mana yang cantik ya?'
"Mana yang siip ya?'
"Mana yang cocok ya?
"Mana yang kira-kira lebih.........?'
" Mana yang actionnya pas ya?'
"Mana yang............?
"Tolong menurutmu mana yang lebih..?
"Tolong pilihkan yang paling bagus ya?'
" Saya kira ini pas kelihatan lebih cantik"
"Saya kira ini tidak kelihatan......
"Saya kira ini tidak terlalu..........
Setiap orang akan memilih yang terbaik dari foto -foto tersebut, karena yang menurut kita tidak cocok insyaAllah sudah pasti kita delete atau mungkin tempat sampah stasiun akhirnya. Atau mungkin seseorang sengaja memfotokan diri dengan sesuatu yang tidak ada pada dirinya. Menghias diri yang diluar batas, mengada -ada sesuatu yang tidak ada pada diri kita. Menghias diri agar kelihatan cuantix melebihi dari aslinya , sampai orang lain tak bisa mengenali siapa kita. Menghias diri menjadi orang berpangkat, bertitel, ber........
dengan tujuan untuk penipuan.
Kita malu melihat diri kita tidak dalam penampilan yang tidak di suka secara fisik, badan, dan kejasmanian. Ya, malu adalah baik dan kita tidak ingin jika diri kita adalah memalukan. Dan malu pada tempatnya itulah malu yang sebenarnya.
Untuk siapakah koleksi foto pribadimu yang cantik- cantik itu engkau perlihatkan?
Untuk siapakah foto- foto mesramu pun tak ketinggalan terpampang ? Kasihanilah yang melihatmu, karena orang lain pun bisa jadi akan mengikuti langkahmu. Karena ketidaktahuannya mengikut kebanyakan orang, baik itu baik ataupun tidak. Inilah sebuah kenyataan yang menyedihkan.
Hal- hal yang bersifat pribadi kadang bisa berubah menjadi umum atau mungkin mendunia. Mungkin dulu kita akan menyimpan foto- foto koleksi pribadi hanya untuk kepentingan pribadi, namun sekarang bisa jadi tidak. Jika dulu malu memperlihatkan , sekarang malah sengaja memperlihatkan. " PRIBADI untuk PRIBADI ,PRIBADI untuk PAMER".
Karena kadang tujuan diri kita memposting foto- foto di FB, bukanlah sekedar keperluan. Sebuah kebanggaan , " Inilah koleksi foto pribadiku".Lebih kepada kata tunjuk" Inilah Aku". " Inilah..............".
Disaat foto- foto cantik koleksi pribadimu di FB..........
Tidakkah ada kekhawatiran di hatimu, memasang foto pribadi di tempat umum ?
Tidakkah engkau cemburu jika wajah ayu saudarimu dijadikan santapan mata- mata jalang. Tentu engkau tidak akan rela, namun bagaimana denganmu ? Apakah ini yang engkau harapkan? Semoga saja tidak. Memandang wajahmu tanpa penghalang, karena engkau telah memberikan peluang. Engkau tidak tahu jika kemalingan , karena engkau telah menaruhnnya di wajah buku yang tak terkunci. Orang lain tetap akan bisa membukanya meskipun komputer anda tidak menyala. Setiap saat, setiap waktu, diwaktu malam, di waktu siang, dibelahan kota, pulau dan dunia, mereka sedang memandangi wajahmu. Atau mungkin akan menjadikan foto- foto itu sebagai koleksi tersendiri. " KOLEKSI FOTO WANITA".Semoga engkau tidak bangga karena dia adalah orang yang tidak bertanggung jawab. Atau lebih tepat lagi dia adalah termasuk daftar orang yang perlu dicurigai.
Tiada terasa....., karena kejadian itu tak berbekas. Tidak tahu........, karena mereka copas foto tanpa memberitahumu.
Cukup sampai disitu? Tidak ada yang tahu. Tidak ada yang menjamin keselamatan terhadap foto- fotomu yang ada di FB. Jika memang sudah sengaja engkau memasangnya , maka siaplah pula dengan berbagai resiko yang ada.
Memasang foto- foto pribadi di FB bukanlah keharusan, lebih baik ditinggalkan jika memang tidak ada keperluan.Sarana telah memberi pilihan, dan tinggal menurut kita mana yang akan dijadikan pilihan.
Semoga kita lebih tenang dan nyaman tanpa foto pribadi di FB...
ADMINT....
✿••**• •*Iwan Dhani Ardika*• •**••✿
(¯`v´¯)♥.:l:.♥.:l:.♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`)¸.•*`·.¸.·`♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)
... ... ..♥♥..♥`•.¸.•´.(¯`v´¯)(¯`v´¯)♥♥♥♥ `•.¸.•´♥..♥♥.
♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥♥♥♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥
Semoga Bermanfaat,,,
Silahkan Di Tag/Share,,,^_^


Tidak ada komentar:
Posting Komentar